VTEM SlideshowVTEM SlideshowVTEM SlideshowVTEM SlideshowVTEM SlideshowVTEM SlideshowVTEM Slideshow
Masterclass Ensemble Trielen

PPPK Petra bekerja sama dengan Institut Français d’Indonésie yang merupakan bagian dari Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, mengadakan masterclass bagi para anggota Petra Youth Orchestra pada tanggal 31 Mei 2016 yang lalu. Dalam pelaksanaannya, masterclass ini juga menarik perhatian beberapa orang tua siswa anggota Petra Youth Orchestra  untuk turut hadir dalam event yang berlangsung di ruang media SMA Kristen Petra 1 ini. 

Acara diawali dengan permainan trio alat musik tiup (clarinet, oboe, bassoon) oleh grup Ensemble Trielen yang menampilkan dua komposisi dari repertoar mereka. Ensemble Trielen adalah trio alat musik tiup yang karena kekhasannya mendapatkan tempat yang istimewa di panggung musik ansambel. Michael Hoffman pada oboe, Philippe David pada bassoon, dan Christophe Dravers pada clarinet. Setelah penampilan tersebut, setiap personel Ensemble Trielen tersebut menjelaskan tentang alat musik yang dimainkan masing-masing, termasuk tentang cara kerja alat musik tersebut dalam menghasilkan suara, serta cara untuk memainkannya.

Clarinet atau klarinet adalah instrumen musik dari keluarga woodwind. Namanya diambil dari penambahan akhiran “-et” yang berarti “kecil” pada kata Italia “clarino” yang berarti “trompet”. Sama seperti saksofon, klarinet dimainkan dengan menggunakan satu reed. Klarinet merupakan keluarga instrumen terbesar, dengan ukuran dan pitch yang berbeda-beda. Kata klarinet umumnya merujuk pada soprano clarinet Bb, yang merupakan klarinet terumum. Pemain klarinet disebut klarinetis.

Oboe atau obo adalah alat musik double reed jenis woodwind. Ia adalah keturunan dari shawm. Kata “obo” berasal dari bahasa Prancis “hautbois”, berarti “high wood”. Alat musik ini kadang-kadang masih disebut hautboy dalam bahasa Inggris. Seorang musikus yang memainkan obo disebut obois. Dibandingkan dengan instrumen woodwind lainnya, obo memiliki suara yang jernih dan melengking. Suara obo dapat terdengar jelas dalam ansambel yang besar sehingga suaranya dapat dengan mudah didengar ketika tuning.

Bossoon adalah sebuah intrumen musik besar yang berbentuk seperti tabung, merupakan intrumen bass utama dari keluarga woodwind. Alat musik ini menghasilkan suara rendah atau berkisar dua oktaf lebih rendah dari obo.

Dalam sesi tanya-jawab, para anggota Petra Youth Orchestra dan orang tua yang hadir pada saaat itu berkesempatan untuk mengajukan beberapa pertanyaan seputar alat musik tersebut, bahkan beberapa di antara mereka sempat mencoba alat musik tersebut. Setelah sesi tanya-jawab, acara diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan yang diserahkan oleh Ketua I Dewan Pengurus PPPK Petra, Dr. Ir. J. Heryanto, MS, MBA, kepada setiap personel Ensemble Trielen dari Prancis ini. Sebagai penutup acara pada siang hari itu, semua berkesempatan untuk berfoto bersama.

Adanya kegiatan masterclass ini memberi manfaat yang positif, baik untuk siswa-siswi anggota Petra Youth Orchestra maupun bagi Kedutaan Besar Prancis. Tidak hanya menambah wawasan dalam hal bermusik bagi anggota Petra Youth Orchestra, tetapi juga mempererat jalinan hubungan baik antara Indonesia dan Prancis melalui perkenalan budaya, khususnya bidang seni musik.

 

Dokumentasi Foto Masterclass Ensemble Trielen