VTEM SlideshowVTEM SlideshowVTEM SlideshowVTEM SlideshowVTEM SlideshowVTEM SlideshowVTEM Slideshow
Sambutan Dewan Pengurus

Hadirin sekalian yang saya hormati.
Selamat petang. Selamat berjumpa di auditorium PPPK Petra.

Puji Tuhan! Hari ini adalah hari yg luar biasa. Tuhan berkenan kita hadir di balairung ini untuk menyaksikan pagelaran orkestra yang akan dimainkan oleh tangan anak-anak Tuhan yang muda belia nan terampil. Siapakah mereka ini? Mereka adalah Petra Youth Orchestra, Petra Children Choir, anggota student orchestra dari Valley Christian Schools, San Jose,    Amerika Serikat, mahasiswa Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA)     Singapura, dan para alumni PPPK Petra. Kolaborasi musisi antarbangsa yang luar biasa ini akan mengangkat komposisi-komposisi musik modern, klasik, maupun tradisional dalam repertoar spektakuler mereka petang hari ini, yang diiringi juga oleh Petra Children Dancers.

Tentu saja, PPPK Petra merasa sangat bangga, sangat berbahagia, dan merasa sangat terberkati. Betapa tidak? Karena sebagai salah satu lembaga pendidikan Kristen di Indonesia, PPPK Petra ternyata dianugerahi jejaring cukup luas, termasuk jejaring dengan lembaga-lembaga pendidikan di pelbagai negara sehingga konser         kolaborasi antarbangsa petang hari ini, yang mengambil tajuk “Crossing Over”,  dapat kami selenggarakan.
Hadirin yang kami kasihi di dalam Tuhan.

Pada abad ke-21 ini, lembaga pendidikan dituntut untuk mampu melakukan eksplorasi dan optimalisasi potensi tiap anak, khususnya bakat dan minat anak yang akan melengkapi dan memberi sinergi terhadap sukses anak di hari esok. Oleh para pakar pendidikan di seluruh dunia telah dikatakan bahwa social skills, life skills, and career skills adalah sederetan keterampilan dan kompetensi yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak di abad ke-21 ini agar mereka dapat berhasil dalam hidup. Oleh karena itu, PPPK Petra sangat peduli dan berupaya memfasilitasi serta melengkapi kurikulum pendidikan di semua sekolah dengan pelbagai program  yang sangat dibutuhkan bagi kehidupan di abad ini.
Sebagai lembaga pendidikan Kristen, PPPK Petra telah menyadari bahwa musik dan tari sangat berperan dan membantu anak dalam peningkatan dan            pengembangan emotional intelligence anak. Lewat pelbagai kegiatan musik maupun tari, tiap anak belajar mengenali potensi mereka, belajar mengatur dan         mengendalikan diri dan potensi mereka, menghargai orang lain, menyelaraskan sikap dan peran mereka untuk berkolaborasi dalam komunitas tim musik maupun tari, dan dengan semua itu mereka belajar menghadapi  tekanan hidup abad ini, bahkan belajar mengatasinya.

Kehidupan di abad ini, yang berubah dengan cepat dan menjadi makin kompleks, menimbulkan peluang dan tantangan bagi sukses anak di kemudian hari. Sukses anak tidak dapat diperoleh hanya dengan kebetulan. Anak harus berjuang dan berusaha di tengah suasana kompetitif yang makin ketat.



Dalam situasi yang tak mudah itu, semua orang tua dituntut untuk mengambil peran makin besar. Orang tua perlu berkomunikasi dan bekerja sama dengan     sekolah. Orang tua perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup agar di rumah dapat membimbing dan memberi pada anak pendidikan karakter yang sejalan dengan program dan kurikulum pendidikan di sekolah.

Ketika karakter anak tidak seperti yang diharapkan, orang tua tidak lagi harus menganggap sekolah sebagai penyebab kegagalan anak sebab waktu terbanyak untuk pendidikan karakter dan lain-lainnya adalah di rumah: anak berada di sekolah hanya 6-7 jam, sementara di rumah 17-18 sehari. Tak bisa ditawar lagi, orang tua dituntut untuk mampu menciptakan lingkungan rumah sebagai lingkungan belajar yang baik bagi anak-anaknya. Oleh karena itu, orang tua di abad ini            diharapkan memiliki perencanaan yang baik bagi masa depan anak sesuai bakat dan minat anak. Orang tua wajib mengisi waktu luang anak di rumah dengan      berbagai kegiatan yang konstruktif dan edukatif.

Dalam konteks itu, musik dan tari adalah kegiatan yang sangat baik. Tidak sedikit pakar pendidikan yang menyatakan bahwa peningkatan kompetensi akademik anak ternyata memiliki hubungan paralel dengan keterampilan di bidang musik dan tari. Bila PPPK Petra mengharapkan dan menginginkan anak didiknya sukses di kemudian hari, maka program dan kegiatan di bidang musik dan tari seperti Petra Youth Orchestra, Petra Children Choir, dan Petra Children Dancers mutlak harus terus dikembangkan di kemudian hari.

Sudah barang tentu, langkah ini tidak mudah karena membentuk ternyata jauh lebih mudah daripada memelihara dan mengembangkannya. Melalui musik dan tari, empati anak terhadap dunia kehidupan di lingkungannya juga dilatih dan dikembangkan.

Mewakili Dewan Pengurus PPPK Petra dan keluarga besar PPPK Petra, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta baik dari Valley Christian Schools, San Jose, Amerika Serikat, dari Nanyang Academy of Fine Arts, Singapura, dan juga dari alumni PPPK Petra. Saya percaya bahwa kehadiran Anda sekalian akan membuat konser tahunan kelima Petra Youth Orchestra makin indah, makin  berkualitas, bahkan spektakuler. Melalui konser seperti ini, PPPK Petra berharap akan mampu menggandeng lebih banyak anak-anak berbakat dari berbagai negara.


Atas semua kontribusi bagi keberhasilan konser malam hari ini,
saya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota panitia penyelenggara.

Tuhan memberkati kita semua.

Dewan Pengurus PPPK Petra

 

dr. Liliek Gondomono
Ketua 1